…Kepada Para Pejalan Kaki Yang Masih Memiliki Nurani Untuk Berbagi…

October 16, 2012 § Leave a comment

Tulisan ini saya dedikasikan untuk semua para fakir dan dhuafa yang berjuang demi sebuah kehidupan,

Mungkin terlintas dalam benak mereka,

“Haruskah kita menyerah pada kenyataan”

Tidak…!!!

Karena masih ada yang peduli diantara sesama di antara komoditas perputaran milyaran rupiah.

Masih ada yang bersedia menyumbangkan sedikit rupiahnya untuk berbagi.

Dan itu adalah

KITA

*) tulisan ini akan terus saya kembangkan seiring berjalannya waktu
——–
Tenagaku sudah tidak ada
Keluarga-pun sudah pergi entah kemana
Pagi atau malam, bagiku tak ada yang berbeda.

Hari hariku berjalan sama,
Tak ada asa,
Tak ada rasa,
Aku hanya bisa mengemis iba,

Kepada para pejalan kaki yang masih memiliki nurani untuk berbagi

Usia kini menggerogoti kulit keriputku yang semakin renta,

Pandanganku sudah mulai kabur,

Pendengaranku pun melemah,

Bahkan untuk berjalan saja, saya tak kuat lagi melangkah lama,

Aku hanya bisa terduduk dengan tangan menengadah,

Sembari sesekali menatap hampa,

Kepada para pejalan kaki yang melintas begitu saja,

 

Di pinggir jalan inilah tempatku mencari nafkah,

Siang dan malam aku hanya bisa berserah,

lagi dan lagi

kepada para pejalan kaki yang masih punya nurani untuk berbagi.

Ratusan rupiah bagiku rejeki,

disana tersimpan harapan untuk bisa bertahan diri,

dari hausnya dahaga,

ataupun lapar yang datang mendera,

 

Bersambung….

Andi Nurrachman

Where Am I?

You are currently viewing the archives for October, 2012 at The Rhytm Of Life.