Orasi Senja

July 28, 2012 § 2 Comments

Apa artinya bekerja keras bila hasil akhir akan di ekualisasi, di sama ratakan tanpa adanya perbedaan. Persis sama seperti sistem komunis yang mencabut hak tuan tanah, yang menganut kesejahteraan adalah milik bersama, omong kosong!

Lalu apalah artinya bentuk disiplin kalau penilaian saja masih tembang pilih. Apakah mereka buta warna, atau memang sudah terperosok kedalam sistem komunis kebersamaan yang lebih utama. Lagu lama!

Dan siapa yang salah ketika kita mulai berpikir tentang loyalitas, ketika otak menstimulus alam sadar bahwasanya kita hanya menjadi bagian alat pemanfaatan nilai nilai rupiah, ibarat darah untuk lintah lintah korporasi. Ketika habis maka kalian akan ditendang. Lawan!

Saat kalian ada di dalam sistem ini, menjadi apatis akan jauh lebih baik ketika menjadi penurut hanya akan diberdayakan, menjadi pasif akan jauh lebih baik ketika menjadi aktif hanya akan di manfaatkan, karena tidak ada yang berbeda. Satu dan yang lain adalah sama, maka terbunuhlah nilai nilai kreatifitas!

Saat kalian ada di dalam sistem ini, berlakulah yang sama seperti apa yang mereka terapkan pada diri kita. Sesungguhnya hidup ini tak lebih jauh dari sebuah cermin! Karena ini yang dinamakan industri.

Bicara tentang keadilan, yang siapapun pasti menjual jargon ini dalam visi misinya, tapi sebenarnya cuma sedikit, sedikit sekali orang yang paham arti kata ini. Kebanyakan dari mereka hanya ingin terlihat adil dari luar namun rapuh pada pondasi. Seperti sebuah pencitraan semata, retorika jualan kata namun miskin implementasi.

Terakhir

Bertahan atau mencari adalah pilihan, tapi buat saya, akan selalu ada yang lebih baik dari hari ini…

Kalau kita tetap optimis.

Andi Nurrachman

Belajarlah Hati

July 26, 2012 § Leave a comment

Demi hati yang sulit untuk berdusta tatkala rasa di paksa untuk bersandiwara.
Demi ego yang selalu datang menggoda hati yang gundah untuk bertindak gegabah.

Aku berdiri diantara dua pilihan dilema,
Syukur-ku teruji atas nikmat yang kuterima.

Ya Allah

Kalaulah hati ini congkak atas nikmatnya rejeki
Ingatkan ku pada fakir dan dhuafa yang hidup bertahan diri
Kalaulah hati ini keras untuk mengucap syukur
Ingatkan ku pada kematian dan siksa kubur

Ya Allah

Jauhkanlah diri ini dari kekufuran nikmat dan juga harta 
Serta jauhkanlah hati dari setiap perkara yang condong pada nafsu dunia

Dalam kekuasaan-Mu kami berlindung

Jagalah kami

Dalam keserderhanaan harta
Dalam keserderhanaan jiwa
Dalam kebersamaan rasa

Amin

Andi nurrachman

Langkah Perjalanan Dan Juga Cerita

July 11, 2012 § 2 Comments

Hidup adalah catatan perjalanan bagi siapapun, dan kita adalah tokoh utamanya sekaligus creator yang bertanggung jawab atas rangkai cerita kehidupan ini.

Dalam perjalanan akan ada sebuah tujuan, dan itu adalah mimpi. Perlu kesabaran dan pengorbanan untuk mencapainya. Setiap langkah harus di lalui dengan cinta, dan keyakinan akan menjadikan hati ini tetap kuat untuk menuju kesana.

Kadang proses menuntut kita dari titik nol. Adakalanya kesempitan itu datang dan memaksa diri ini untuk menyerah. Disaat itulah, pertempuran hati dimulai untuk sebuah proses pembentukan – antara kematangan atau sebuah keputus-asaan.

Aku kadang ingin berteriak dalam hening, aku ingin mengklaim bahwasanya Tuhan menciptakan hidup ini tidak adil, namun mengalah tanpa usaha adalah pecundang, dan mencari alasan tanpa jawaban adalah sebuah bentuk pelarian. Hidup bukan untuk di tangisi dan ego tidak boleh mengkerdilkan jiwa yang ingin belajar memaknai

Aku kembali melangkah dan optimis.

Karena

Berfikir adalah proses sebuah pendewasaan.

Dan

Berusaha adalah proses sebuah pembentukan mental.

Dari sanalah tersimpan cerita

Andi Nurrachman

Where Am I?

You are currently viewing the archives for July, 2012 at The Rhytm Of Life.