Peduli

Siapa yang harus kalian cari,
Kala setiap kepala telah menyimpan ego dan kepentingan pribadi.
Dimana harus kupecahkan misteri,
Kala kesempatan saja tak ada lagi yang memberi.

Diantara hingar bingar kota ini,
jangan pernah kalian berharap untuk bisa dimaklumi.
Karena sesungguhnya,
Manusia lebih buas dari kehidupan safari itu sendiri.

Ruang diskusi kini kehilangan fungsi.
Ruang diskusi kini Hanya menjadi tempat formalitas ajang basa basi
Penuh janji, penuh mimpi,
Penuh dengan harapan palsu yang entah kapan terealisasi.

Masihkah ada pelangi selepas hujan yang datang untuk menyinari?
Menjadikannya damai kembali?
Entahlah,
Karena hanya ada satu mimpi yang bisa mengobati
Yaitu

Rasa Peduli

Andi Nurrachman

Hey Wanita Pencuri Hati Yang Hampa

Saat itu kami hanya saling memandang. Aku menatap kagum, dan kamu terlihat heran. Kita tidak saling kenal, bahkan namamu saja saya tidak tahu. Ini ibarat misteri dan sebuah teka teki yang tidak akan pernah terpecahkan sampai satu di antara kita memulai.

Hey, entah siapa namamu tapi jujur kau telah pecahkan dinginnya hatiku yang telah lama beku. Ini seperti 6 tahun lalu dimana aku menemukan wanita yang sama. Sebut saja namanya Nisa, kini dia sudah pergi dan meninggalkan bekas dalam diriku hingga membuatku selalu bertanya, mengapa?

Buatku setelah dia, tak ada lagi wanita yang ku bilang cantik. Sepertinya dunia ini terasa sepi dan tidak asik.

Bagai bermain roller coaster tanpa sebuah ekspresi dan teriak histeris.

Waktu terus berganti, hari kian berlalu, dan aku berharap mendapatkan sesuatu yang baru. Tapi lagi dan lagi yang kurasakan adalah – nihil-

Hmm… Have fun and let it flow seperti kebanyakan yang orang katakan. Take it easy, bukan berarti menyerah. Dan hey ternyata benar, tanpa di sengaja kita bertemu dan saling menatap mata. Saat itu perasaanku tercuri. Damn saya seperti terhipnotis dan terpaku sekian detik, tanpa kata, tanpa sadar, tanpa rasa. I’m speechless, dia berlalu begitu saja dan saya mulai ter-rasa.

Ini rasa yang saya cari, rasa yang telah lama hilang terkubur oleh memori lama yang tak kunjung pergi. Dan sekarang saya menemukan itu, ada di wanita yang entah namanya siapa sayapun tidak tahu. Tapi saya suka,

Karena dia punya Rasa.

Kita masih sering ketemu. Saling berpandang dengan persepsi yang berbeda. Dimataku dia luar biasa, dan mungkin sebaliknya untuk dia. Saya berharap, semoga ada waktu hingga saya bisa mengatakan sesuatu bahwasanya

Kamu Cantik, sungguh luar biasa Tuhan menunjukkan keindahan-Nya dalam wajahmu.

Ya semoga.

Andi Nurrachman