Bedah Nalar

December 5, 2011 § Leave a comment

Tak banyak kata yang terucap
Hanya sebuah ekspresi kosong yang tersirat
Di antara wajah
dan mata mata lelah para pencari kerja

Pagi
Mereka pergi bersama asa
Bawa sejuta harapan serta mimpi-mimpi indahnya ibu kota

Tapi detik terus memacu
dan menit bergerak gulirkan waktu

Kini yang tersisa hanyalah
Keahlian yang bertemu dengan sebuah kesempatan

Lupakan paras dan alat tukar,
Ketika intelegensi menjadi raja
dari sebuah dunia

yang bernama nalar

Andi Nurrachman

Where Am I?

You are currently viewing the archives for December, 2011 at The Rhytm Of Life.