Perbedaan Ilmu Dengan Harta

Perbedaan ilmu dengan Harta

Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyah (wafat th. 751 H) v menjelaskan perbedaan antara ilmu dengan harta, di antaranya sebagai berikut. (Ilmu yang dimaksud dalam tulisan ini adalah ilmu yang paling utama dan paling bermanfaat bagi manusia, dunia dan akhirat, yaitu ilmu agama yang syar’i, yang sesuai dengan tuntunan Al Qur’an dan As-Sunnah).

•Ilmu adalah warisan para Nabi, sedang harta adalah warisan para raja dan orang kaya.
•Ilmu menjaga pemiliknya, sedang pemilik harta menjaga hartanya.
•Ilmu adalah penguasa atas harta, sedang harta tidak berkuasa atas ilmu.
•Harta bisa habis dengan sebab dibelanjakan, sedangkan ilmu justru bertambah dengan diajarkan.
•Pemilik harta jika telah meninggal dunia, ia berpisah dengan hartanya, sedangkan ilmu mengiringinya masuk ke dalam kubur bersama para pemiliknya.
•Harta bisa didapatkan oleh siapa saja, baik orang ber-iman, kafir, orang shalih dan orang jahat, sedangkan ilmu yang bermanfaat hanya didapatkan oleh orang yang beriman saja.
•Sesungguhnya jiwa menjadi lebih mulia dan bersih dengan mendapatkan ilmu, itulah kesempurnaan diri dan kemuliaannya. Sedangkan harta tidak membersihkan dirinya, tidak pula menambahkan sifat kesempurnaan dirinya, malah jiwanya menjadi berkurang dan kikir dengan mengumpulkan harta dan menginginkannya. Jadi keinginannya kepada ilmu adalah inti kesempurnaan-nya dan keinginannya kepada harta adalah ketidak-sempurnaan dirinya.
•Sesungguhnya mencintai ilmu dan mencarinya adalah akar seluruh ketaatan, sedangkan mencintai harta dan dunia adalah akar berbagai kesalahan.
•Sesungguhnya orang berilmu mengajak manusia kepada Allah Azza wa Jalla dengan ilmunya dan akhlaknya, sedangkan orang kaya mengajak manusia ke Neraka dengan harta dan sikapnya.
•Sesungguhnya yang dihasilkan dengan kekayaan harta adalah kelezatan binatang. Jika pemiliknya mencari kelezatan dengan mengumpulkannya, itulah kelezatan ilusi. Jika pemiliknya mengumpulkan dengan mengguna-kannya untuk memenuhi kebutuhan syahwatnya, itulah kelezatan binatang. Sedangkan kelezatan ilmu, ia adalah kelezatan akal plus ruhani yang mirip dengan kelezatan para Malaikat dan kegembiraan mereka. Di antara kedua kelezatan tersebut (kelezatan harta dan ilmu) terdapat perbedaan yang sangat mencolok.

Advertisements

In [she] rasi

Rangkai kata-kataku terpenjara

Hanya dalam tatapan mata,
Ku bisa terjemahkan apa yang sedang kurasa.

Dinginnya aura pesona jiwamu
Membuatku ku jatuh diam dan membisu

Aku terkunci oleh keindahan

k.a.m.u

Dan aku ingin kita menjadi

s.a.t.u

Selamat Datang 2011

Selamat datang 2011.

Di tahun ini usia saya akan beranjak 25 tahun yang berarti saya sudah memasuki fase kedewasaan seseorang. Semoga kedewasaan ini melahirkan harmonisasi antara hati dan ucapan serta berbanding lurus dengan pola pikir dan perilaku yang saya perbuat.

Banyak target dan resolusi yang kita rencanakan, Ingin menjadi pribadi yang lebih baik, sekolah, karir, nikah, dsb. Harapan demi harapan, mimpi demi mimpi kian terangkai. Semoga apa yang kita rencanakan bisa berjalan sesuai dengan kehendak Yang Maha Kuasa.

Tahun baru adalah semangat baru dan tantangan baru.

Semoga apa yang kita harapkan tidak sekedar menjadi euforia sesaat seperti suara trompet dan petasan tahun baru.

Amin

Andi Nurrachman