Dikala Senja

Dikala kesadaran menjadi penentu atas alam yang tak lagi bisu,
Dikala angin tak membawa debu ceritakan air mata yang sudah beku,
Dikala peristiwa merangkum waktu hingga akhirnya mengetuk qalbu,
melahirkan rindu, atas hijau yang kian tersapu

Dikala senja aku terduduk iringi kepergian siang yang akan redup..
Dikala senja aku bersujud harapkan cinta artikan hidup….

karena

Saya , Anda dan Mereka adalah Penentu, dan Kita bukanlah debu

Andi Nurrachman

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s