Antara Komentator Dan Seorang Pemain

September 20, 2009 § Leave a comment


Ada yang membedakan seorang komentator dan seorang pemain,
salah satunya adalah komentator hanyalah seorang yang pandai berbicara,
adakalanya ia berbicara dengan nada yang datar,
dan adakalanya ia berbicara dengan nada yg tinggi,

seorang komentator kadang berapi api dan terkesan mendramatisir kejadian yang sesungguhnya,

Ia paham betul kapan saatnya ia harus tampil dan mengklimakskan suasana,
bisa dikatakan komentator adalah orang orang yang pandai memprovokasi.

Nada yang bergebu gebu diiringi tataran kata yang membakar adalah senjata utamanya,.
tapi bila kita perhatikan, para komentator kebanyakan hanyalah orang orang yang duduk
mereka hanya senantiasa mengamati dan menyimak sambil mencari saat yang tepat untuk bersuara vokalun dan mengklimakskan suasana,
ya itulah tugas mereka,
hanya duduk, mengamati dan mencari saat yang tepat untuk mengklimakskan suasana.

Tidak seperti pemain yang lebih mengenal lapangan dan teknik,
ia lebihm enguasai permainan, walau ada kalanya ia terjatuh, bangkit dan kemudian menang,
para pemain memegang kendali,
ia tahu betul kapan ia harus maju dan kapan ia harus bertahan,
para pemain jugal yang akhirnya menjadi juara dan memegang piala,
merekalah yang tampil
bukan seorang komentator yang hanya duduk, mengamati dan mencari saat yang tepat untuk bersuara.

Permainan tidak akan menarik tanpa adanya seorang komentator
dan komentator tidak akan ada tanpa sebuah pertandingan.
sekarang pilihan itu ada ditangan kita,

masuklah kedalam lapangan bila kalian ingin menjadi pemain
dan duduk manislah bila kalian ingin menjadi seorang komentator

Andi Nurrachman

Where Am I?

You are currently viewing the archives for September, 2009 at The Rhytm Of Life.